Air mineral adalah salah satu produk yang sangat umum kita temui di pasaran. Dikemas dalam botol atau kemasan lainnya, air mineral menjadi pilihan utama banyak orang untuk menghindari dehidrasi dan menjaga kesehatan. Namun, seiring dengan pertanyaan yang muncul tentang masa kadaluarsa air mineral, muncul pula kekhawatiran akan keamanannya.

Namun, ketika kita berbicara tentang air mineral, ada sedikit ironi. Air itu sendiri tidak mengalami pembusukan atau perubahan kimia yang signifikan seiring berjalannya waktu, seperti makanan lainnya. Oleh karena itu, kita sering melihat air mineral dengan tanggal kadaluarsa yang sangat jauh di masa depan, bahkan hingga beberapa tahun.
Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan:

  1. Kemasan: Salah satu faktor terpenting dalam menentukan masa kadaluarsa air mineral adalah kemasannya. Botol plastik bisa memiliki risiko terkontaminasi dari bahan kimia dalam plastik itu sendiri seiring berjalannya waktu. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengkonsumsi air mineral sebelum tanggal kadaluarsa, terutama jika kemasannya adalah botol plastik.
  2. Lingkungan Penyimpanan: Cara air mineral disimpan juga mempengaruhi masa kadaluarsanya. Jika disimpan di tempat yang panas atau terpapar sinar matahari langsung, kemungkinan terjadinya pertumbuhan bakteri atau perubahan kimia menjadi lebih tinggi. Idealnya, air mineral harus disimpan di tempat yang sejuk dan gelap.
    Jadi, apakah air mineral bisa kadaluarsa? Secara teknis, air mineral mungkin tidak akan “kadaluarsa” dalam arti tradisional, karena air itu sendiri tidak bisa rusak atau membusuk. Namun, faktor-faktor seperti kemasan, dan lingkungan penyimpanan dapat mempengaruhi kualitas air mineral seiring waktu.

Sebagai konsumen cerdas, bijaksanalah untuk memeriksa tanggal kadaluarsa dan menyimpan air mineral dengan benar untuk memastikan kualitasnya. Pastinya gak perlu bingung dong, pilih Sierra Mineral Water yang selalu memastikan & menjaga kualitas produknya untuk para konsumen.

 

Penulis : Deshalsa Rahma Fitria